Posted in

DPR Minta Kementerian ESDM Terus Sediakan Listrik Untuk Wilayah 3T Papua

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua mengingatkan pentingnya untuk sediakan listrik di wilayah Tertinggal, Terluar, dan Terpencil (3T) Papua.

DPR-Minta-Kementerian-ESDM-Terus-Sediakan-Listrik-Untuk-Wilayah-3T-Papua

Mereka berharap Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dapat terus menghadirkan sistem kelistrikan yang merata dan berkeadilan, guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua.

Info Kejadian Papua akan memberikan ulasan mengenai permintaan DPR kepada Kementerian ESDM untuk sediakan pasokan listrik di wilayah 3T Papua.

Harapan DPR Papua Terhadap Kementerian ESDM

Ketua DPR Papua, Denny H. Bonai, menyampaikan bahwa listrik kini menjadi kebutuhan sekunder yang sangat penting bagi masyarakat Papua. Dalam kunjungan kerja bersama Penjabat Gubernur Papua dan Ketua Umum KADIN Papua ke Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, DPR Papua menekankan perlunya percepatan pelayanan listrik di daerah 3T.

Mereka berharap pemerintah pusat tidak hanya menerima usulan sebagai wacana, tetapi segera merealisasikannya secara konkret di lapangan.

Fokus Pada Daerah Terpencil dan Prioritas Program

Dalam pertemuan tersebut, terdapat usulan untuk mengaliri listrik ke 278 kampung yang tersebar di wilayah seperti Kabupaten Yapen, Biak, Supiori, dan Mamberamo. Dari anggaran Rp466 miliar yang direncanakan tahun ini, sekitar Rp100 miliar dialokasikan khusus untuk Papua.

Dana ini akan digunakan untuk menyalurkan listrik ke sejumlah kampung yang benar-benar belum mendapatkan akses listrik.

Sinergi Pemerintah Pusat dan BUMN

Penjabat Gubernur Papua, Ramses Limbong, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Papua untuk bersinergi dengan Pemerintah Pusat dan pihak terkait, termasuk PT PLN, dalam memperluas elektrifikasi desa.

Ia menginstruksikan OPD teknis untuk segera menyusun data kebutuhan kelistrikan Papua tahun 2025–2030 agar dapat dijadikan dasar kajian dan percepatan pembangunan infrastruktur listrik.

Baca Juga: Teror Misterius! Mahasiswa Papua Kaget Terima Paket Berisi Biawak Hidup!

Kondisi Sistem Kelistrikan dan Pengembangan Energi Terbarukan

Kondisi-Sistem-Kelistrikan-dan-Pengembangan-Energi-Terbarukan

Menurut data Kementerian ESDM, kapasitas pembangkit listrik di Papua saat ini mencapai 424 MW, dengan sekitar 92% menggunakan energi fosil dan sisanya energi baru terbarukan (EBT).

Pemerintah berencana mengembangkan pembangkit tambahan sebesar 325 MW hingga tahun 2034 untuk meningkatkan rasio elektrifikasi dan rasio desa berlistrik secara nasional, termasuk di Papua.

Target Papua Terang Dalam Lima Tahun

DPR Papua dan Pemprov Papua menargetkan seluruh wilayah 3T di Papua sudah teraliri listrik pada tahun 2030. Program ini bukan sekadar soal penerangan, tetapi juga membuka akses jalan, meningkatkan perekonomian, infrastruktur, dan kesejahteraan masyarakat.

Pemprov Papua dan DPR Papua mengatakan bahwa listrik menjadi salah satu kunci utama untuk mendorong pembangunan sektor lainnya di daerah tersebut.

Dukungan DPR RI dan Komisi VII Terhadap Program Kelistrikan

Selain DPR Papua, DPR RI melalui Komisi VII juga memberikan dukungan penuh terhadap program kelistrikan nasional yang inklusif dan berkeadilan. Mereka mengapresiasi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 yang menargetkan penyediaan listrik hingga ke daerah-daerah terpencil, termasuk Papua.

Komisi VII DPR RI juga menyetujui pagu indikatif Kementerian ESDM tahun 2025 sebesar Rp9,38 triliun untuk mendukung realisasi program ini.

Kesimpulan

DPR Papua meminta Kementerian ESDM untuk terus menghadirkan listrik di wilayah 3T Papua secara berkelanjutan dan berkeadilan. Dengan alokasi anggaran khusus dan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan BUMN seperti PLN.

Langkah ini diharapkan agar seluruh kampung di Papua dapat teraliri listrik pada tahun 2030. Pengembangan pembangkit listrik tambahan dan pemanfaatan energi baru terbarukan menjadi kunci utama dalam mencapai target tersebut.

Program ini tidak hanya meningkatkan penerangan, tetapi juga membuka akses pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Papua. Dukungan dari DPR RI dan Komisi VII memperkuat komitmen nasional dalam mewujudkan keadilan energi dan pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia.

Untuk informasi terkini dan lengkap mengenai berbagai kejadian penting di Papua, termasuk insiden keamanan dan bencana alam, kalian bisa kunjungi Info Kejadian Papua sekarang juga.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari papua.antaranews.com
  2. Gambar Kedua dari dbs.com