Musrenbang Wilayah II Jayapura menekankan pengembangan perikanan dan pariwisata untuk memajukan ekonomi lokal.
Kabupaten Jayapura terus mengukuhkan strategi pembangunan daerah. Melalui Musrenbang Wilayah Pembangunan II, fokus utama ditetapkan pada perikanan dan pariwisata. Acara ini dibuka langsung Bupati Jayapura, Yunus Wonda, di Kampung Yongsu Dosoyo, Distrik Raveni Rara, Sabtu (14/2/2026), menegaskan komitmen pemerintah memajukan potensi ekonomi lokal.
Simak beragam informasi menarik dan berkenaan berikut ini untuk memperluas wawasan Anda hanya di Info Kejadian Papua.
Pembukaan Musrenbang Wilayah Pembangunan II
Suasana kekeluargaan mewarnai pembukaan Musrenbang Wilayah Pembangunan II di Kampung Yongsu Dosoyo, Distrik Raveni Rara. Acara ini dihadiri oleh berbagai pejabat Pemkab Jayapura, Kepala Distrik, dan Kepala Kampung. Kehadiran mereka menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam merumuskan rencana pembangunan yang komprehensif.
Musrenbang ini menjadi bagian vital dari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027. Proses ini melibatkan partisipasi aktif dari lima distrik, yaitu Raveni Rara, Demta, Depapre, Sentani Barat, dan Yokari. Keterlibatan distrik-distrik ini diharapkan menghasilkan program yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, secara langsung membuka kegiatan ini. Beliau menekankan bahwa Musrenbang adalah forum strategis untuk mempertajam program pembangunan. Tujuannya adalah memastikan bahwa setiap rencana selaras dengan visi dan misi pemerintah daerah, sekaligus mempertimbangkan efisiensi anggaran.
Fokus Utama, Perikanan Dan Pariwisata
Sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029, Wilayah Pembangunan II secara khusus difokuskan sebagai zona ekonomi perikanan dan pariwisata. Bupati Yunus Wonda menegaskan bahwa kedua sektor ini memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Wonda menyatakan komitmen kuat terhadap pengembangan pariwisata dan perikanan di zona ini. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengembangkan potensi tersebut. Fokus ini diharapkan dapat membuka peluang baru bagi investasi dan penciptaan lapangan kerja di Kabupaten Jayapura.
Pengembangan sektor pariwisata juga diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat melalui kunjungan wisatawan. Masyarakat didorong untuk merawat budaya dan adat istiadat setempat. Hal ini penting untuk menciptakan daya tarik unik yang membedakan Jayapura dari destinasi lainnya.
Baca Juga: Tragis! Sopir Tangki Air Ditembak OTK Saat Bertugas di Yahukimo
Poin Krusial Selain Sektor Ekonomi
Selain fokus pada perikanan dan pariwisata, Pemkab Jayapura juga menetapkan beberapa poin krusial dalam perencanaan 2027. Peningkatan layanan dasar, seperti pendidikan dan kesehatan, menjadi prioritas utama. Hal ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah terhadap pembangunan manusia yang berkualitas.
Perlindungan sosial juga menjadi agenda penting dalam Musrenbang. Tujuannya adalah memastikan bahwa seluruh warga, terutama yang rentan, mendapatkan dukungan yang memadai. Inisiatif ini diharapkan dapat menciptakan jaring pengaman sosial yang kuat di Kabupaten Jayapura.
Tidak kalah penting adalah perlindungan terhadap Cagar Alam Cycloop dan kawasan kelautan. Kawasan ini merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat pesisir dan harus dijaga kelestariannya. Konservasi lingkungan menjadi bagian integral dari rencana pembangunan berkelanjutan daerah.
Harapan Bupati Dan Partisipasi Masyarakat
Bupati Yunus Wonda berharap peserta Musrenbang dapat mempertajam rumusan dan program yang selaras dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Jayapura. Efisiensi anggaran daerah di tengah keterbatasan keuangan menjadi pertimbangan utama. Setiap program harus direncanakan dengan cermat dan tepat sasaran.
Masyarakat diharapkan dapat menyambut baik masuknya pembangunan di wilayah mereka. Meskipun kadang terjadi persoalan terkait pemenuhan hak, seperti pembayaran atau pelepasan tanah, masyarakat diminta untuk tidak menghambat pembangunan. Dialog dan musyawarah menjadi kunci dalam menyelesaikan potensi konflik.
Pembangunan adalah proses berkelanjutan yang membutuhkan dukungan dari semua pihak. Bupati Wonda mengimbau agar tidak ada penghalang atau penolakan yang dapat mengganggu jalannya proyek-proyek strategis. Partisipasi aktif dan konstruktif dari masyarakat sangat dibutuhkan untuk mewujudkan kemajuan Kabupaten Jayapura.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Papua kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Papua.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari papua.tribunnews.com
- Gambar Kedua dari cenderawasihpos.jawapos.com