Posted in

Puncak Jaya Memanas! Kantor DPRD dan Kemenag Ludes Dibakar OTK

Pada 20 Juni 2025, tiga kantor pemerintahan menjadi sasaran dibakar oleh OTK meliputi Kantor DPRD, Dinas Kesehatan, dan Kemenag.

Puncak Jaya Memanas! Kantor DPRD dan Kemenag Ludes Dibakar OTK

Insiden ini dimulai sekitar pukul 00.15 WIT dengan laporan kebakaran di Kantor Dinas Kesehatan, disusul satu jam kemudian oleh terbakarnya Kantor DPRD, dan terakhir Kantor Kementerian Keagamaan pada pukul 02.58 WIT.

Pihak kepolisian, melalui Kapolres Puncak Jaya AKBP Achmad Fauzan, sedang melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap pelaku di balik serangkaian pembakaran ini. Dibawah ini anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya seputaran Info Kejadian Papua.

Kronologi Kebakaran Rangkaian Peristiwa Dini Hari

Insiden pembakaran ini terjadi secara beruntun pada Jumat dini hari, 20 Juni 2025, dimulai sekitar pukul 00.15 WIT. Awalnya, regu jaga Polres Puncak Jaya menerima laporan dari pos jaga Kantor Bupati mengenai kebakaran di Kantor Dinas Kesehatan. Segera setelah menerima laporan, petugas piket Pawas bersama anggota dan mobil pemadam kebakaran langsung menuju ke lokasi kejadian untuk memadamkan api.

Namun, tak berselang lama, situasi semakin memburuk. Selang satu jam setelah laporan pertama, sekitar pukul 01.15 WIT, petugas kembali mendapatkan informasi bahwa Kantor DPRD Puncak Jaya juga terbakar. Kantor ini diduga sengaja dibakar oleh pelaku yang hingga saat ini belum teridentifikasi.

Kejadian berlanjut pada pukul 02.58 WIT, saat informasi kebakaran ketiga tiba, kali ini menimpa Kantor Kementerian Keagamaan Puncak Jaya. Kapolres Puncak Jaya, AKBP Achmad Fauzan, mengonfirmasi rangkaian peristiwa ini, menyatakan bahwa ketiga kejadian tersebut masih dalam pengusutan.

Kantor yang Terkena Dampak

Tiga bangunan kantor pemerintahan yang menjadi sasaran pembakaran adalah fasilitas vital bagi masyarakat Puncak Jaya. Kantor-kantor tersebut meliputi:

  • Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD): Sebagai lembaga legislatif daerah, pembakaran kantor DPRD dapat mengganggu jalannya roda pemerintahan dan perwakilan rakyat.
  • Kantor Dinas Kesehatan: Pembakaran kantor ini berpotensi menghambat pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama di daerah yang mungkin memiliki akses terbatas.
  • Kantor Kementerian Keagamaan (Kemenag): Kantor Kemenag berperan penting dalam urusan keagamaan dan sosial, sehingga insiden ini dapat mempengaruhi berbagai program dan layanan keagamaan di wilayah tersebut.

Ketiga kantor ini merupakan simbol kehadiran pemerintah dan penyedia layanan publik, sehingga pembakaran mereka menimbulkan kerugian material dan potensi gangguan terhadap fungsi pemerintahan daerah.

Baca Juga: Penyelidikan Kebakaran Tiga Kantor Pemerintahan di Puncak Jaya Papua

Penyelidikan dan Dugaan Pelaku

Penyelidikan dan Dugaan Pelaku

Pihak kepolisian, dalam hal ini Polres Puncak Jaya, secara aktif melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap siapa di balik aksi pembakaran ini. AKBP Achmad Fauzan, Kapolres Puncak Jaya, menyatakan bahwa Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Puncak Jaya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di ketiga lokasi pada pagi hari setelah kejadian.

Dugaan awal mengarah pada Orang Tidak Dikenal (OTK) sebagai pelaku pembakaran. Meskipun identitas atau motif pasti dari para pelaku belum terungkap. Kepolisian terus berupaya keras untuk mengidentifikasi dan menangkap pihak yang bertanggung jawab.

Imbauan Kepada Masyarakat

Menyusul insiden ini, Kapolres Puncak Jaya AKBP Achmad Fauzan telah mengeluarkan imbauan penting kepada seluruh masyarakat. Beliau meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh kejadian ini. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya untuk tidak melakukan aksi kekerasan atau pembakaran.

Baik terhadap perumahan maupun perkantoran, karena tindakan semacam itu hanya akan merugikan semua pihak. Pihak kepolisian juga meningkatkan kewaspadaan dan patroli di sejumlah titik rawan guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Dampak dan Penanganan Pasca-Kejadian

Pembakaran tiga kantor pemerintahan ini tentu menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat Puncak Jaya mengenai stabilitas dan keamanan daerah. Selain kerugian material yang signifikan, insiden ini juga berpotensi mengganggu pelayanan publik esensial yang disediakan oleh kantor-kantor tersebut.

Pihak kepolisian berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini dan memastikan bahwa pelaku dibawa ke pengadilan. Penyelidikan yang cepat dan transparan diharapkan dapat meredakan ketegangan dan mengembalikan rasa aman di tengah masyarakat Puncak Jaya.

Kesimpulan

Insiden Kantor DPRD dan kemenag dibakar OTK di Puncak Jaya, Papua, oleh orang tidak dikenal merupakan peristiwa serius yang memerlukan penanganan cermat. Dengan terus berjalannya penyelidikan oleh Polres Puncak Jaya, diharapkan identitas dan motif pelaku dapat segera terungkap. Penting bagi masyarakat untuk tetap tenang dan mendukung upaya kepolisian demi menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah tersebut.

Simak dan ikuti terus jangan sampai ketinggalan informasi terlengkap hanya di INFO KEJADIAN PAPUA.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari papua60detik.id
  2. Gambar Kedua dari primarakyat.com