Tragedi menimpa Sungai Mamberamo, Papua, saat sebuah speedboat bermuatan enam orang terbalik akibat mesin mati.
Dari insiden nahas ini, dua penumpang ditemukan tewas, sementara satu lainnya masih hilang terbawa arus deras. Tim gabungan BPBD, TNI-Polri, Dinas Perhubungan, dan masyarakat setempat terus melakukan pencarian intensif untuk menemukan korban yang hilang.
Simak beragam informasi menarik dan berkenaan berikut ini untuk memperluas wawasan Anda hanya di Info Kejadian Papua.
Tragedi Speedboat Terbalik di Mamberamo Papua
Sebuah speedboat yang mengangkut enam penumpang terbalik saat melintas di Sungai Mamberamo, Kabupaten Mamberamo, Papua, pada Rabu (14/1) sekitar pukul 13.00 WIT. Perahu diketahui berangkat dari Pelabuhan Kasonaweja menuju Kampung Kustra sebelum kecelakaan terjadi.
Kapolres Mamberamo Raya, AKBP Arifin, menjelaskan bahwa mesin speedboat tiba-tiba mati saat dalam perjalanan, membuat perahu kehilangan kendali dan akhirnya terbalik. Semua penumpang pun terjatuh ke sungai dan terbawa arus deras, menimbulkan kondisi darurat bagi keselamatan mereka.
“Dari enam penumpang, tiga orang berhasil menyelamatkan diri. Sementara tiga orang lainnya hilang terbawa arus sungai. Kami segera menyiapkan upaya pencarian secara maksimal,” jelas Arifin kepada wartawan, Jumat (16/1/2026).
Operasi Pencarian Intensif di Sungai
Setelah kecelakaan, tim gabungan dari BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, TNI-Polri, dan masyarakat setempat diterjunkan untuk mencari korban di sepanjang aliran Sungai Mamberamo. Operasi dilakukan sejak lokasi kejadian hingga wilayah sekitar Muara Siri, Kampung Kustra.
Tim bekerja intensif dengan memanfaatkan perahu, peralatan penyelamatan, serta koordinasi dengan warga lokal yang mengetahui kondisi sungai. Arus deras dan medan yang sulit menjadi kendala utama, tetapi upaya dilakukan secara maksimal demi keselamatan korban yang masih hilang.
Menurut Arifin, selain menyiapkan tim pencarian, koordinasi antarinstansi juga terus dilakukan agar proses evakuasi berjalan lancar dan tidak menimbulkan risiko tambahan bagi tim penyelamat maupun masyarakat setempat.
Baca Juga: Kemendagri Ajak Daerah Perkuat Rencana Pangan Di Papua Pegunungan
Dua Korban Ditemukan, Satu Masih Dicari
Hingga Jumat (16/1), tim gabungan berhasil menemukan dua korban di wilayah Muara Siri, Kampung Kustra. Kedua korban diketahui bernama Bertus Kusa, Kepala Kampung Sikari, dan Speyel Sayuri, mantri Kampung Sikari. Kedua jenazah dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolres Arifin menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban dan menegaskan bahwa pencarian terhadap satu korban lainnya, Viktor Kusa, masih terus dilakukan. “Kami terus melakukan pencarian maksimal bersama masyarakat setempat. Doa kami bersama keluarga korban,” ujarnya.
Upaya evakuasi ini juga melibatkan pemantauan arus sungai dan koordinasi dengan warga lokal untuk memastikan setiap titik aliran sungai diperiksa, mengingat medan dan arus sungai yang cukup deras.
Imbauan dan Keselamatan Transportasi Air
Polres Mamberamo Raya mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa kondisi kapal atau perahu sebelum melakukan perjalanan di sungai. Pemeriksaan mesin, peralatan keselamatan, dan jumlah penumpang menjadi hal penting untuk mengurangi risiko kecelakaan serupa.
Arifin menekankan pentingnya kesadaran keselamatan bagi operator kapal dan penumpang, terutama di wilayah yang memiliki arus sungai deras seperti Mamberamo. Selain itu, koordinasi dengan aparat setempat dan pihak terkait juga penting untuk menghadapi kondisi darurat.
“Kami berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi seluruh masyarakat. Keselamatan dalam transportasi air harus menjadi prioritas utama agar tragedi serupa tidak terulang,” pungkas Arifin.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Papua kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Papua.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari detik.com