Pemilik EO salon nyaris ditikam meregang nyawa akibat ulah nekat seorang pemuda yang diduga kuat dalam pengaruh alkohol.

Di balik kilauan lampu salon dan denting musik lembut yang menemani rutinitas kecantikan di Timika, sebuah insiden mengerikan sempat mengguncang warga setempat. Peristiwa ini terjadi pada dini hari dan nyaris berujung tragis, jika bukan karena keberanian dan refleks cepat sang pemilik Info Kejadian Papua.
Kronologi Kejadian
Malam itu, kawasan Irigasi, Timika, tampak seperti biasa. Aktivitas warga mulai meredup dan salon kecantikan milik Ny. R, yang juga dikenal sebagai EO pernikahan dan pesta di wilayah itu, baru saja tutup. Beberapa karyawan masih sibuk merapikan perlengkapan make-up dan dekorasi yang digunakan untuk acara siang sebelumnya. Tak ada tanda-tanda bahaya, hingga suara teriakan keras memecah keheningan.
Seorang pemuda, sebut saja J, datang dalam kondisi sempoyongan. Matanya merah menyala, bajunya berantakan, dan aroma alkohol menyengat tercium dari jarak beberapa meter. Tanpa permisi, ia menerobos masuk ke halaman salon, berteriak-teriak mencari “pemilik tempat ini.”
Awalnya, Ny. R mengira itu hanya pelanggan yang salah alamat atau dalam keadaan linglung. Namun, saat pemuda itu mulai meraba sesuatu dari balik jaketnya dan mengacungkan benda tajam barulah semua orang tersadar mereka sedang berhadapan dengan ancaman nyata.
Latar Belakang Pelaku yang Mengejutkan
Kepolisian Mimika yang turun ke lokasi sekitar pukul 01.15 WIT langsung mengamankan pelaku dan menyita pisau sebagai barang bukti. Dalam pemeriksaan awal, diketahui bahwa J ternyata masih berusia 23 tahun dan merupakan warga yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian. Ia bukan orang asing bagi Ny. R, bahkan pernah menjadi tenaga lepas dalam salah satu proyek EO-nya beberapa bulan lalu.
Motif sementara yang berhasil dihimpun cukup mengejutkan. Berdasarkan pengakuan pelaku, ia merasa “dikhianati” karena tidak lagi dilibatkan dalam pekerjaan proyek-proyek EO. Kecewa, tersinggung, dan dalam kondisi mabuk berat, J kemudian mendatangi lokasi salon dengan niat konfrontasi. Namun, alih-alih mencari penjelasan, amarahnya justru berubah menjadi tindakan kriminal.
Baca Juga: Breaking News! KKB Papua Serang Warga Banten Setelah Tewaskan Anggota TNI
Detik-Detik Menegangkan
Menurut kesaksian seorang staf, pelaku mengayunkan pisau dapur dengan kasar sambil mengumpat tak jelas. Ia menerobos pagar kecil salon dan mengarah langsung ke depan pintu utama. Ny. R yang saat itu berada di bagian dalam sempat panik, namun masih cukup tenang untuk mengunci pintu kaca dan memanggil bantuan melalui telepon genggamnya.
Karyawan salon berusaha menenangkan pelaku dari jarak aman, namun tak berhasil. Dalam kondisi mabuk berat, J bahkan menendang pot bunga dan mencoba memecahkan kaca depan menggunakan gagang pisaunya.
Untungnya, beberapa warga sekitar yang mendengar keributan segera berdatangan dan mencoba melerai. Hanya dengan bantuan tiga orang pria dewasa, pelaku akhirnya berhasil dilumpuhkan sebelum aksi penikaman benar-benar terjadi.
Rasa Tak Aman yang Tertinggal
Meski pelaku sudah diamankan, dampak kejadian ini masih membekas di benak Ny. R dan para stafnya. Beberapa dari mereka mengaku masih trauma dan enggan bekerja malam. “Kami pikir tempat kerja kami aman. Siapa sangka orang yang dulu pernah kerja bareng bisa balik dalam kondisi seperti itu dan hampir mencelakai kami,” ujar salah satu karyawan yang enggan disebut namanya.
Ny. R sendiri menyampaikan rasa syukur karena selamat dari kejadian tersebut, namun juga berharap ada peningkatan pengamanan di lingkungan usahanya. Ia berencana menambah kamera CCTV dan memperketat akses malam hari. Tak hanya itu, ia juga mengingatkan kepada pelaku usaha lain untuk lebih waspada, terutama terhadap orang-orang yang memiliki riwayat emosi tidak stabil.
Untuk informasi terkini dan lengkap mengenai berbagai kejadian penting di Papua, termasuk insiden keamanan dan bencana alam, kalian bisa kunjungi Info Kejadian Papua sekarang juga.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari seputarpapua.com