Posted in

Senator DPD Sentil Pemerintah, Papua Butuh Sekolah RS Bukan Markas Tentara

Seorang senator Dewan Perwakilan Daerah melontarkan kritik tajam kepada pemerintah pusat terkait arah pembangunan Papua.

Senator DPD Sentil Pemerintah, Papua Butuh Sekolah RS Bukan Markas Tentara

Pernyataan tersebut menyoroti ketimpangan prioritas kebijakan negara yang dinilai terlalu menitikberatkan pendekatan keamanan. Senator itu menegaskan bahwa masyarakat Papua lebih membutuhkan fasilitas dasar seperti sekolah serta rumah sakit dibandingkan kehadiran markas tentara dalam jumlah besar. Kritik ini disampaikan sebagai bentuk keprihatinan atas kondisi sosial Papua yang masih tertinggal.

Menurut senator tersebut, pembangunan manusia seharusnya menjadi fondasi utama dalam upaya menciptakan Papua yang sejahtera. Pendekatan keamanan dinilai tidak cukup menyelesaikan persoalan mendasar seperti rendahnya kualitas pendidikan serta keterbatasan layanan kesehatan di wilayah terpencil.

Berikut ini Akan merangkum berbagai informasi kriminal menarik lainnya dan bermanfaat yang bisa menambah wawasan anda.

Kondisi Pendidikan Papua Masih Memprihatinkan

Papua hingga kini masih menghadapi tantangan besar dalam sektor pendidikan. Banyak daerah belum memiliki sekolah layak, tenaga pengajar terbatas, serta akses pendidikan yang sulit dijangkau. Senator DPD menilai kondisi ini seharusnya menjadi alarm serius bagi pemerintah pusat untuk mengubah prioritas pembangunan.

Pendidikan dipandang sebagai kunci utama peningkatan kualitas sumber daya manusia Papua. Tanpa akses pendidikan memadai, generasi muda Papua akan terus tertinggal.

Senator tersebut menekankan bahwa kehadiran sekolah akan memberi harapan nyata bagi masa depan anak-anak Papua, jauh lebih berdampak dibandingkan penambahan pos militer.

Layanan Kesehatan Jadi Kebutuhan Mendesak

Selain pendidikan, sektor kesehatan juga menjadi sorotan utama. Banyak warga Papua harus menempuh perjalanan jauh hanya untuk memperoleh layanan medis dasar.

Keterbatasan rumah sakit, tenaga medis, serta fasilitas kesehatan menjadi persoalan yang belum terselesaikan hingga kini.

Senator DPD menilai pembangunan rumah sakit serta puskesmas seharusnya menjadi prioritas nasional. Kesehatan masyarakat merupakan fondasi penting bagi pembangunan berkelanjutan.

Tanpa layanan kesehatan layak, berbagai program pembangunan lain akan sulit memberikan hasil optimal bagi masyarakat Papua.

Baca Juga: Mencekam! Pria Di Mimika Tebas Tangan Pemabuk Yang Menyerangnya

Pendekatan Keamanan Dinilai Kurang Efektif

Pendekatan Keamanan Dinilai Kurang Efektif

Dalam pernyataannya, senator tersebut menyoroti dominasi pendekatan keamanan di Papua. Kehadiran aparat bersenjata dalam jumlah besar dinilai tidak otomatis menciptakan rasa aman bagi warga. Bahkan, pendekatan ini berpotensi memperlebar jarak antara negara serta masyarakat lokal.

Menurutnya, rasa aman sejati justru tumbuh dari terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat. Ketika pendidikan serta kesehatan tersedia secara merata, kepercayaan publik terhadap negara akan meningkat. Senator itu menilai pendekatan sosial jauh lebih efektif dalam menciptakan stabilitas jangka panjang di Papua.

Harapan Perubahan Arah Pembangunan Papua

Kritik senator DPD tersebut diharapkan mampu mendorong evaluasi kebijakan pemerintah pusat. Papua membutuhkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat, bukan sekadar pengamanan wilayah.

Investasi pada sekolah serta rumah sakit diyakini mampu menciptakan perubahan nyata bagi kehidupan masyarakat Papua. Senator itu menegaskan bahwa pembangunan manusia harus ditempatkan sebagai prioritas utama.

Papua bukan hanya wilayah strategis, melainkan rumah bagi jutaan warga negara yang berhak memperoleh layanan pendidikan serta kesehatan layak.

Dengan perubahan arah kebijakan, Papua berpeluang tumbuh sebagai wilayah yang damai, sejahtera, serta berdaya saing tinggi di masa depan.

Untuk informasi terkini dan lengkap mengenai berbagai kejadian penting di Papua, termasuk insiden keamanan dan bencana alam, kalian bisa kunjungi Info Kejadian Papua sekarang juga.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Utama dari detik.com
  • Gambar Kedua dari bbc.com