Tragedi memilukan terjadi di Pantai Base G Jayapura saat dua pemuda terseret arus kuat pada Selasa sore tim SAR bersama warga langsung melakukan pencarian.
Satu korban ditemukan meninggal dunia tersangkut di batu karang, sementara satu lainnya sempat dalam pencarian intensif. Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi wisatawan agar lebih waspada terhadap bahaya arus laut dan selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum berenang.
Simak beragam informasi menarik dan berkenaan berikut ini untuk memperluas wawasan Anda hanya di Info Kejadian Papua.
Tragedi Terjadi di Pantai Base G, Jayapura
Dua pemuda dilaporkan terseret arus di Pantai Base G, Jayapura, pada Selasa sore (19/2/2026). Kejadian ini mengejutkan warga setempat karena pantai tersebut biasanya ramai dikunjungi untuk bersantai dan berenang. Informasi awal dari saksi mata menyebutkan bahwa kedua korban sedang berenang di area dekat batu karang.
Tim SAR dan warga sekitar segera melakukan pencarian setelah menerima laporan dari pengunjung pantai. Kondisi arus yang kuat dan gelombang tinggi membuat proses evakuasi cukup sulit. Sementara itu, warga setempat juga berupaya mengevakuasi korban dengan perahu kecil, meski risiko terseret arus tetap tinggi.
Menurut keterangan pihak kepolisian Jayapura, kejadian ini terjadi sekitar pukul 16.30 WIT. Kedua pemuda dilaporkan hilang terbawa arus dan tidak dapat berenang kembali ke bibir pantai. Kepolisian dan Basarnas setempat langsung menerjunkan tim SAR untuk melakukan pencarian dan pertolongan pertama.
Upaya Pencarian dan Penemuan Korban
Tim SAR gabungan bersama warga setempat berhasil menemukan salah satu korban dalam keadaan meninggal dunia sekitar satu jam setelah kejadian. Korban ditemukan tersangkut di batu karang, dengan luka ringan akibat terbentur ombak. Identitas korban yang meninggal kemudian dikonfirmasi sebagai pemuda berusia 19 tahun.
Sementara itu, korban kedua masih dalam pencarian intensif hingga malam hari. Pihak kepolisian menegaskan bahwa pencarian akan dilanjutkan hingga korban ditemukan, dengan menurunkan perahu penyelamat, peralatan pelampung, dan tim penyelam profesional. Upaya ini juga dibantu oleh masyarakat yang tinggal dekat pantai.
Kepala Basarnas Jayapura mengingatkan bahwa arus laut di Pantai Base G cukup kuat, terutama saat pasang. Ia meminta pengunjung untuk selalu berhati-hati dan menghindari berenang di area yang jauh dari pantai atau dekat batu karang, apalagi ketika kondisi ombak tinggi.
Baca Juga: Teror KKB di Dekai, Mama Penjual Pinang Mengalami Penganiayaan
Penyebab dan Faktor Risiko
Menurut BMKG Jayapura, hujan ringan disertai angin kencang terjadi di sekitar pantai pada hari kejadian. Kondisi ini meningkatkan risiko arus deras dan gelombang tinggi, sehingga berenang di area tersebut menjadi sangat berbahaya. BMKG juga menekankan pentingnya memantau informasi cuaca sebelum beraktivitas di pantai.
Selain faktor alam, kurangnya tanda peringatan dan penjagaan di beberapa titik Pantai Base G disebut sebagai salah satu faktor risiko. Banyak pengunjung yang tidak menyadari arus kuat di dekat batu karang, sehingga rawan terseret saat mencoba berenang. Pihak berwenang berencana menambah papan peringatan dan melakukan patroli rutin.
Ahli keselamatan laut menekankan bahwa kejadian seperti ini bisa dicegah dengan pengetahuan dasar tentang arus pantai, penggunaan pelampung, dan menghindari area yang dianggap berbahaya. Mereka juga menekankan pentingnya pengawasan orang tua bagi remaja atau pemuda yang berenang di laut.
Imbauan dan Respons Masyarakat
Masyarakat Jayapura dan keluarga korban menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya pemuda tersebut. Warga berharap pihak berwenang meningkatkan pengawasan di Pantai Base G agar tragedi serupa tidak terulang. Banyak warga juga berinisiatif membuat pos keamanan sementara untuk memberi peringatan kepada pengunjung.
Pihak kepolisian menegaskan akan menindaklanjuti peristiwa ini dengan mengkaji ulang prosedur keselamatan di pantai. Mereka mengimbau masyarakat agar mematuhi peringatan yang ada, tidak berenang di area berisiko, dan selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum beraktivitas di laut.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari regional.kompas.com
- Gambar Kedua dari fajarpapua.com