Pemerintah Jayawijaya mendorong ketahanan pangan di 328 kampung, melibatkan masyarakat adat untuk menciptakan kemandirian berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menunjukkan komitmen memperkuat ketahanan pangan lokal. Melalui inisiatif yang melibatkan masyarakat adat, wilayah ini bertekad menciptakan kemandirian pangan berkelanjutan. Upaya ini fokus pada peningkatan produksi sekaligus pelestarian budaya dan kearifan lokal yang menjaga keseimbangan alam serta kebutuhan pangan masyarakat.
Simak beragam informasi menarik dan berkenaan berikut ini untuk memperluas wawasan Anda hanya di Info Kejadian Papua.
Mendorong Kemandirian Pangan Berbasis Komunitas
Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, aktif mendorong ketahanan pangan lokal di 328 kampung. Inisiatif ini bertujuan menciptakan kemandirian pangan di seluruh daerah. Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Elopere, langsung menghadiri panen raya ubi jalar di Distrik Hubikiak, menunjukkan dukungan penuh pemerintah.
Dalam acara panen raya tersebut, Wakil Bupati Ronny Elopere menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga dari Suku Walak. Suku Walak telah berhasil menanam ubi jalar di lahan seluas kurang lebih 2 hektar di Distrik Hubikiak. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata potensi besar yang dimiliki masyarakat lokal dalam mengembangkan pangan.
Elopere menekankan bahwa apa yang telah dicapai oleh Suku Walak harus menjadi contoh inspiratif bagi warga lainnya. Ia berharap agar gerakan ini terus berkembang dan memotivasi seluruh masyarakat untuk mengembangkan tanaman pangan lokal. Tujuannya adalah menjaga ketersediaan dan kemandirian pangan di Jayawijaya secara berkelanjutan.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026! Nonton Semua Pertandingan Tanpa Batas, lewat LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal. Ayo Download Sekarang!
Melestarikan Makanan Pokok Warisan Leluhur
Wakil Bupati Jayawijaya mengingatkan pentingnya melestarikan makanan pokok tradisional. Ia menyatakan bahwa “Hipere” atau ubi jalar adalah makanan pokok utama warga asli Papua Pegunungan. Meskipun masyarakat kini dapat mengonsumsi nasi, penting untuk tidak melupakan identitas kuliner asli seperti hipere dan keladi yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya.
Pelestarian makanan pokok ini menjadi krusial karena risiko kepunahan jika tidak dipertahankan. Ronny Elopere berharap masyarakat terus menjaga dan melestarikan warisan kuliner ini. Ubi jalar telah melekat erat dengan masyarakat Wamena, Kabupaten Jayawijaya, sejak lama, menjadi sumber nutrisi utama yang membesarkan generasi demi generasi.
Pemerintah mengajak warga untuk mempertahankan kebun sesuai dengan budaya dan adat istiadat setempat. Tanah di Kabupaten Jayawijaya dianugerahi kesuburan alami yang luar biasa, tidak memerlukan pupuk tambahan. Penting untuk menyeimbangkan konsumsi makanan pokok tradisional dengan makanan lokal lainnya untuk menjaga kesehatan dan identitas budaya.
Baca Juga: Gerakan Hijau Jayapura! 1.000 Pohon Ditanam Untuk Selamatkan Lingkungan!
Memanfaatkan Lahan Tidur Untuk Ketahanan Pangan
Ronny Elopere mengajak seluruh warga Jayawijaya untuk lebih aktif dalam melestarikan budaya menanam ubi jalar. Ia secara khusus menyoroti potensi besar lahan-lahan kosong yang tersedia. Banyak area yang belum dimanfaatkan secara optimal dapat diubah menjadi kebun produktif yang mendukung ketahanan pangan keluarga dan daerah.
Wakil Bupati juga memberikan penekanan khusus kepada generasi muda. Ia berharap anak-anak muda memiliki tekad dan jiwa kewirausahaan untuk memanfaatkan lahan kosong tersebut. Menanam ubi jalar bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi dan membangun kemandirian di masa depan.
Inisiatif ini juga mencakup peran penting orang tua dalam mendidik anak-anak sejak dini. Orang tua harus menanamkan pemahaman yang baik tentang pentingnya mengelola sumber daya alam (SDA) di daerah dengan bijak. Hal ini akan membentuk generasi yang memiliki mimpi dan masa depan cerah dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kemakmuran Jayawijaya.
Visi Jangka Panjang Untuk Jayawijaya Sejahtera
Upaya Pemkab Jayawijaya dalam mendorong ketahanan pangan lokal merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera. Dengan fokus pada kemandirian pangan, daerah ini berupaya mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar. Hal ini akan memperkuat ekonomi lokal dan stabilitas sosial.
Program ini juga memperlihatkan bagaimana kearifan lokal dan praktik pertanian tradisional dapat diintegrasikan dengan kebijakan pembangunan modern. Pendekatan ini tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan tetapi juga menghormati nilai-nilai budaya yang dipegang teguh oleh masyarakat adat di Jayawijaya.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, Jayawijaya siap menjadi contoh keberhasilan dalam mewujudkan kemandirian pangan. Ini adalah langkah maju yang signifikan menuju masa depan yang lebih cerah, di mana setiap warga dapat mengakses pangan berkualitas yang dihasilkan dari tanah mereka sendiri.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Papua kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Papua.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari papua.antaranews.com
- Gambar Kedua dari papua.antaranews.com