Warga Papua dari berbagai elemen masyarakat bersatu mengecam aksi KKB dan menyerukan perdamaian demi keamanan Tanah Injil.
Kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di berbagai wilayah Papua telah mencapai puncaknya, menimbulkan keprihatinan mendalam. Serangkaian aksi teror menargetkan warga sipil dan aparat keamanan, memicu gelombang kecaman dari masyarakat adat dan pemuda Papua yang bersatu menyuarakan tuntutan kedamaian.
Simak beragam informasi menarik dan berkenaan berikut ini untuk memperluas wawasan Anda hanya di Info Kejadian Papua.
Gelombang Kecaman Terhadap Aksi KKB
Eskalasi kekerasan yang dilancarkan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua kini berada pada tingkat yang sangat mengkhawatirkan. Rentetan aksi teror brutal ini tidak hanya menyasar aparat keamanan, tetapi juga warga sipil, memicu reaksi keras dari berbagai lapisan masyarakat di Tanah Papua.
Catatan kriminal KKB belakangan ini menunjukkan pola serangan yang kian membabi buta. Insiden pembunuhan pekerja bangunan di Yahukimo, penembakan anggota TNI di Mimika, hingga aksi keji yang merenggut nyawa pilot dan co-pilot di Boven Digoel, menjadi bukti nyata kekejaman mereka.
Peristiwa berdarah ini bukan lagi sekadar konflik politik, melainkan telah bergeser menjadi serangan terhadap nilai-nilai kemanusiaan universal. Kondisi keamanan yang semakin tidak kondusif ini mendorong masyarakat untuk bersatu menyuarakan sikap tegas dan menuntut penghentian kekerasan.
Pernyataan Sikap Bersama Organisasi Masyarakat
Merespons situasi darurat ini, sejumlah organisasi masyarakat seperti Barisan Merah Putih (BMP) RI, Pemuda Adat Saireri II, Badan Musyawarah Adat (BMA Papua) Papua Tengah, Forum Peduli Masyarakat Adat Papua, serta Aliansi Pemuda Papua di Papua Tengah, telah bersatu. Mereka mengeluarkan pernyataan sikap bersama yang mengutuk keras segala bentuk kekerasan KKB.
Pernyataan sikap ini disampaikan di Sekretariat Bersama BMP RI di Jalan Mongonsidi, Nabire, Papua Tengah. Fokus utama kecaman mereka adalah serangan yang menargetkan gardu terdepan pembangunan dan kemanusiaan, yaitu tenaga medis, guru, pilot, dan masyarakat sipil tak berdosa.
Samuel Sauwyar, Wakil Ketua DPD BMP RI Papua Tengah, dalam orasinya menegaskan, “Tanah Papua adalah tanah Injil, dan juga wilayah yang diberkati. Setiap tetesan darah yang tumpah di atas tanah ini adalah noda yang mencoreng kesucian Papua.” Pernyataan ini mencerminkan betapa dalamnya luka yang dirasakan masyarakat.
Baca Juga: Mengejutkan! 3 Anggota OPM Kiwirok Kembali ke NKRI Dan Serahkan Senjata
Dampak Kekerasan Terhadap Pembangunan Dan Kesejahteraan
Para tokoh adat dan pemuda menekankan bahwa kekerasan yang terus berlanjut hanya akan menjadi penghambat serius bagi pembangunan dan kesejahteraan generasi mendatang di Papua. Konflik bersenjata ini menciptakan trauma kolektif yang mendalam di masyarakat.
Selain itu, konflik ini juga secara signifikan menghambat akses pendidikan dan kesehatan di wilayah-wilayah terpencil Papua. Anak-anak kesulitan mendapatkan pendidikan layak, dan layanan kesehatan esensial sulit menjangkau mereka yang membutuhkan.
Samuel Sauwyar menegaskan, “Tanah ini tidak boleh lagi dinodai dengan pertumpahan darah. Jika kekerasan terus dibiarkan, maka masa depan anak cucu kami akan menjadi taruhannya. Kita membutuhkan pembangunan, bukan dentuman senjata.” Seruan ini menggambarkan kerinduan akan perdamaian.
Komitmen Bersama Untuk Stabilitas Dan Perdamaian
Sebagai langkah nyata, koalisi masyarakat adat dan pemuda ini menyatakan komitmen penuh untuk berdiri teguh bersama pemerintah dan aparat keamanan (TNI/Polri). Mereka bertekad untuk berperan aktif dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua.
Mereka berharap pernyataan sikap ini dapat menjadi momentum bagi seluruh masyarakat Papua untuk bersatu menolak segala bentuk provokasi. Tujuannya adalah untuk mencegah perpecahan dan memastikan perdamaian kembali bersemi di Bumi Cenderawasih.
Persatuan dan kerjasama antara semua elemen masyarakat adalah kunci untuk menciptakan Papua yang aman, damai, dan sejahtera. Hanya dengan mengakhiri kekerasan dan membangun dialog, masa depan cerah bagi Papua dapat terwujud.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Papua kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Papua.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari papuatengah.tribunnews.com
- Gambar Kedua dari voaindonesia.com